|
Pengaruh Caffein Pada BUMIL |
|
|
|
Written by Bahtiar Latif
|
|
Monday, 06 February 2012 14:55 |
Pengaruh kafein pada kehamilan tengah diteliti oleh beberapa ilmuwan. Kekhawatiran terhadap perkembangan janin mendorong para wanita hamil berkeinginan kuat untuk mengurangi konsumsi kopi untuk menjaga kehidupan baru yang tumbuh dalam dirinya. Seperti kita tahu, beberapa jenis makanan dan minuman akan menjadi pantangan bagi wanita yang sedang hamil. Salah satu yang tergolong menjadi pantangan adalah kafein yang terkandung dalam kopi, soda, dan mungkin sedikit pada cokelat.
Hasil dari beberpa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kafein yang terlalu banyak dapat menyebabkan persalinan prematur atau bayi yang lahir memiliki ukuran yang relatif lebih kecil dibandingkan dengan bayi normal. Meskipun demikian, banyak wanita dewasa yang menganggap. Diujikan beberapa perlakuan dengan pembeda jumlah kafein yang dikonsumsi. Hasil yang dapat diumumkan adalah bahwa konsumsi kafein dibawah 300 mg per hari tidak membahayakan kandungan. Namun yang mengkonsumsi kafein di atas 300 miligram per hari memiliki resiko keguguran sedikit lebih tinggi.
|
|
|
Decompensasi Cordis |
|
|
|
Written by aby.elsiefa
|
|
Tuesday, 29 November 2011 12:40 |
|
Gagal jantung adalah kegagalan jantung memompa darah untuk memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh (dimana kompensasi mengalami kegagalan). Keadaan jantung tidak lagi memompa darah kejaringan untuk memenuhi metabolisme tubuh (Arif Mansjoer dkk, 2003 : 434). Macam-macam gagal jantung : a. Gagal jantung kiri adalah kegagaln ventrikel kiri untuk memompakan darah berkurang reaksi pendorong, peningkatan tekana akhir diastol ventrikel kiri (pre-load). Dampak paru-paru mengalami peningkatan kapiler paru. Sehingga cairan didorong ke alveoli dan interstitial. Sehingga menyebabkan dypsnea, oedema paru, Efusi pleura, orthopnea dan batuk. b. Gagal jantung kanan adalah kegagalan ventrikel kanan akibat beban yang bertambah atau melawan tekanan tinggi pada sirkulasi sehingga sekuncup turun. Akibatnya beban atrium kanan pada saat diastolik menjadi berat. Keadaan ini akan menaikan tekanan dan bendungan sistemik, peningkatan volume dan tekanan akan mendorong cairan keluar dari vaskuler ke jaringan intersttial sehingga timbul oedema pada ekstrimitas bawah, ascites. c. Gagal jantung kongestif adalah kegagalan jantung kiri dan kanan yang terjadi bersama-sama, biasanya lebih dahulu gagal jantung kiri kegagal jantung kanan. Umumnya di tandai dengan bendungan sistemik dan paru.
2. Etiologi Menurut Carwis, J. Euzabeth (2002) Etiologi dari gagal jantung di sebabkan oleh beberapa hal : a. Disfungsi myocard b. Beban tekanan berlebih – pembebanan Sistolik c. Beban volume berlebih – pembebanan Diastolik d. Peningkatan kebutuhan metabolisme e. Gangguan pengisian (hambatan intake)
3. Manifestasi klinis menurut Arif Mansjar DKK (2001 : 434) manifestasi klinis dari gagl jantung adalah: a. Gagal jantung kanan: 1) Tekanan vena perifer 2) Distensi vena 3) Eodema 4) Ascites 5) Hepatomegali 6) Pertambahan berat badan 7) Penurunan keluaran Urine (nocturia) 8) Gallop ventrikel kanan G3 9) Nyeri tekan abdomen pada kuadran kanan atas 10) Syanosis 11) Lemah 12) Ronkhi
selengkapnya silahkan download DISINI atau bisa juga langsung DISINI |
|
Last Updated on Sunday, 04 December 2011 17:08 |
|
Pemasangan Lensa Kontak |
|
|
|
Written by Bahtiar Latif
|
|
Tuesday, 21 June 2011 10:14 |
|
Hal yang diperhatikan sebelum memakai lensa kontak :
1. Jenis lensa kontaknya (dalam hal ini kita bicara Lensa kontak lunak/softlens)
2. Jenis Ukuran (maksudnya ukurannya Spheris atau Cyilinder) saat ini kita bicara Spheris
3. Samakah ukuran kanan dan kiri (biasakan untuk memakai lensa yang kanan untuk mata kanan dan lensa kiri untuk mata kiri, jangan di tukar-tukar walaupun ukuran sama, apalagi ukuran beda dan bedanya sedikit, maka biasakan juga untuk membuka tutup ‘case lensa kontak’ satu persatu di mulai kanan dulu baru kiri.
4. Selalu cuci tangan sebelum menangani lensa kontak
5. Mana dulu, kosmetik atau pakai lensa kontak dulu, ini tergantung, jika anda sudah ahli memakai lensa kontak maka kosmetik dulu, jika belum kosmetik belakangan namun ingat jangan ada bahan spray/kimia yang masuk ke mata (terkena lensa kontak)
6. Cek kondisi lensa kontak apakah masih bagus secara fisiknya, lensa ‘gompel’ sobek jangan di pakai akan menimbulkan iritasi dan melukai kornea anda
7. Cek permukaan depan dan belakang lensa kontak, karena jika kebalik maka akan berasa tidak nyaman. Cara sederhana adalah dengan melihat bentuk lensa kontak saat di taruh di telunjuk tangan dan amati samping, jika seperti ‘mangkok’ maka benar dan jika seperti piring maka salah, atau taruh di telapak tangan bagian bawah yang ada garis-garis tangannya, dimana diameter tengah lensa kontak berada di garis-garis tangan, lensa kontak jangan terlalu basah, perlahan tekuk atau lipat telapak tangan anda, jika tepi lensa kontak itu menempel maka itu posisi benar, jika tepinya saling menjauh atau tidak mau menyatu maka itu kebalik atau dengandua jari seperti gambar di samping. Satu lagi beberapa lensa kontak juga sudah memberi tanda untuk posisi benar dan salah misal Acuvue dengan ada tanda ‘AV’ yang jika benar jika di baca dari luar dan sebagainya.
Langkahnya adalah:
Untuk pemula siapkan semua peralatan, seperti cermin, solution, dan lensa kontak itu sendiri.
Sebelum menangani lensa kontak cuci tangan anda terlebih dahulu.
Buka case lensa kontak yang kanan dulu biasanya ada tanda ‘R’, dan biarkan yang ‘L’ tertutup.
Ambil lensa kontak dan taruh di telapak tangan sebelah kiri (asumsi kita tidak ‘kidal’ dan menulis dengan tangan kanan.
Beri beberapa tetes solution dan lakukan pembersihan atau pembilasan tepatnya.
Taruh lensa kontak di telunjuk tangan kanan tepat di ujungnya dengan posisi lensa kontak terbuka dan jangan terlalu basah, cara naruhnya adalah saat di telapak tangan kiri, taruh di agak pinggir telapak tangan kiri anda, kemudian seperti kita kalau mencolek sambel, ambil dari bawah lensa kontak itu, maka lensa itu akan menempel pada ujung jari tangan kanan kita.
Tangan kiri kita membuka kelopak mata kanan bagian atas dengan mengangkat siku sampai kea atas, atau lengan hampir melinkupi kepala, jari tengah tangan kanan menarik kelopak bagian bawah.
Sambil melihat cermin dari mata kiri, masukkan lensa kontak dengan menaruhnya di bagian kornea kita ( yang berwarna hitam) tentu bukaan harus lebar sampai diameter lensa kontak cukup.
Begitu sudah menempel biasanya akan terasa terserap dan dingin itu mata maka lepas kelopak mata bagian bawah dan di ikuti bagian atas secara perlahan-lahan.
Kedip ringan beberapa kali
Selesai dan lakukan hal yang sama dengan mata kiri.
|
|
Last Updated on Tuesday, 21 June 2011 10:28 |
|
3 Tipe Depresi |
|
|
|
Written by edi
|
|
Friday, 04 February 2011 11:02 |
|

Ada berbagai jenis depresi seperti depresi berat, postpartum, manik dan atipikal. Ada lagi bentuk lain dari depresi tetapi ini adalah yang utama dan umum. Perlakuan untuk setiap kali mungkin sangat bervariasi. Namun akan ada beberapa hal umum dalam memperlakukan setiap jenis depresi. 1.Mayor Depressive Disorder: Biasanya ketika orang mengatakan depresi atau depresi klinis, mereka lihat gangguan depresi berat. Pada gangguan ini, orang biasanya akan tidak menemukan minat dalam kegiatan yang mereka gunakan untuk menikmati sebelumnya. Mereka akan berada dalam suasana hati yang depresi dan menderita kelelahan, rasa bersalah dan perasaan tidak berharga.
Penderita akan merasa sulit untuk berkonsentrasi pada apa pun. Mereka bahkan bisa mendapatkan pikiran untuk bunuh diri dalam kasus yang ekstrim. Jika seseorang mengalami gejala seperti depresi klinis untuk jangka waktu seperti lebih dari 2 bulan, maka mungkin saja kasus gangguan depresi berat.
2. Manic Depresi: Ini juga dikenal sebagai gangguan bipolar. Dalam hal ini, suasana hati pasien akan beralih antara tertinggi dan terendah. Akan ada fluktuasi besar dalam suasana hati dengan periode mood tinggi dan kemudian periode suasana hati yang rendah. Periode mood ditinggikan disebut sebagai manic episode. Hal ini dapat berlangsung berjam-jam dan kadang-kadang bahkan berhari-hari atau minggu. Kemudian pasien akan memukul mood rendah.
|
|
Last Updated on Thursday, 24 March 2011 19:22 |
|
Diare |
|
|
|
Written by adi
|
|
Thursday, 13 January 2011 08:36 |
|
Diare adalah sindrome penyakit yang ditandai dengan perubahan bentuk dan konsistensi tinja melambat sampai mencair dan bertambahnya frekuensi buang air besar dari biasanya 3 kali atau lebih dalam sehari.
Penyakit diare sebetulnya bukanlah penyakit yang berbahaya. Akan tetapi, jika diare tersebut terjadi secara terus-menerus disertai gejala lain, tentunya harus tetap waspada. Apalagi jika terjadi pada anak-anak yang alat pencernaannya masih rentan, hal tersebut dapat menyebabkan diare akut pada anak.
Diare dapat diartikan keluarnya kotoran encer yang terlalu sering. Pada bayi, keadaan tersebut perlu mendapat perhatian serius. Sedangkan pada anak-anak, umumnya hal itu tidak akan terlalu mengganggu kesehatannya jika ia mendapatkan cukup cairan selama diare berlangsung.
Penyebab diare pada umumnya adalah infeksi virus pada saluran pencernaan (gastroenteritis). Kebanyakan obat-obatan tidak terlalu banyak menolong sehingga tindakan yang terbaik adalah adalah membiarkan tubuh mengatasi infeksi itu sendiri.
Bagaimana Jika Anak Diare?
|
|
Last Updated on Saturday, 07 May 2011 06:40 |
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 Next > End >>
|
|
Page 1 of 5 |